Perbedaan CWM Dan TWRP

Bagi orang-orang yang suka oprek biasanya mereka mengerti apa itu CWM dan TWRP. CWM dan TWRP merupakan sebuah tool yang biasa digunakan untuk mengakses jalannya suatu komponen yang identik dengan kata Root. Sebenarnya antara CWM dan TWRP memiliki kegunaan yang sama. Mereka juga memiliki kelebihan kekurangannya masing-masing, namun penikmatnya lah yang menentukan mana yang terbaik bagi mereka. Recovery, sebuah komponen yang biasa digunakan untuk membersihkan cache, factory reset, back up bisa dilakukan oleh CWM dan TWRP. 

Perbedaan dari keduanya memang tidak mencolok, hanya saja kamu mungkin perlu dari penjelasan yang harus kamu mengerti, berikut penjelasannya: 


1. CWM




CWM merupakan singkatan dari Clockwordmod. CWM sendiri merupakan sebuah komponen Recovery asli yang telah dirombak dengan sedikit Tool yang tidak biasa. Tampilan CWM tidak beda dengan Recovery aslinya, hanya saja disini kamu bisa memback up, meng unzip bahkan mengganti sebuah ROM. Keunggulan yang dihasilkan oleh CWM adalah simple, namun tampilannya sedikit Basic atau biasa saja. Penggunaannya pun tidak bisa di sentuh melainkan menggunakan Vol +, Vol - dan tombol Power. Untuk orang-orang yang terburu-buru mungkin CWM pilihan yang salah karena penggunaannya sedikit terlambat dan harus memutarbalikkan ketiga tombol yang ada di dalam sebuah Smartphone. 

Di CWM sendiri juga dihadirkan sebuah tombol fungsi system yang mengharuskan kamu untuk memilih System mana yang ingin diinstal. Maksud dari pernayataan itu adalah sebuah perangkat Android yang memiliki dual boot. Disini CWM bisa mengakses dan menyediakan bagi kamu mana yang harus di Install, boot pertama atau kedua. Jadi disini CWM tidak semena-mena menginstall begitu saja perangkat yang akan kamu install. Dual Booting ini bisa kamu temukan di perangkat Xiaomi Mi4 keatas.


2. TWRP




TWRP merupakan singkatan dari Team Win Recovery Project. Sama dengan CWM, TWRP merupakan perkembangan hasil yang benar-benar berbeda dari Recovery asli. Meskipun memiliki tampilan dan kecenderungan yang berbeda namun tidak menutup kemungkinan bahwa TWRP juga merupakan hasil Recovery yang sudah dikembangkan. Berbeda dengan CWM, penggunaan TWRP bisa menyupport touchscreen. Itu artinya kamu tidak perlu repot-repot untuk menekan tombol Volume + - dan tombol Power. Didalam penampilan TWRP juga disediakan kolom yang besar, jadinya sang pengguna tidak diperulitkan untuk melihat daftar-daftar pilihan yang sulit untuk dilihat.

Pengoperasian yang dimiliki TWRP memang sama dengan CWM, namun kenyamanan serta penampilannya lah yang memiliki perbedaan diantara kedua komponen Recovery tersebut. Di TWRP kamu bisa leluasa mengklik sana-sini pilihan yang kamu butuhkan, hal ini tidak bisa dilakukan di CWM karena penjelasan yang saya sebutkan diatas. Perangkat Android yang menerapkan TWRP merupakan jenis-jenis Smartphone terbaru. 


Inti dari keterangan diatas ialah sama-sama perombakan hasil dari Recovery aslinya. Hanya penampilan dan penggunaannya saja yang berbeda. Mungkin juga terdapat komponen yang ada di CWM namun tidak ada di TWRP ataupun sebaliknya. Namun jika diharuskan untuk memilih antara CWM dan TWRP lebih baik kamu memilih TWRP karena sudah diterapkan dan bisa digunakan dengan layar sentuh. 

Semoga bermanfaat :)


Previous
Next Post »